Senin, 13 Juli 2015

back to blog again

Entah harus memulai dari mana, ketika membuka blog ini lagi. Sudah kurang dari setahun baru bisa kembali menulis lagi disini. Terakhir yang kutulis tentang bertemu dengannya, kembali kini kutulis lagi yg tanpa dia sekrang.
Entah harus cerita dari mana tentang apa yang kurasa, namun kini hanya Tuhanlah yang mengetahui apa yang terjadi dari yang aku tidak tau. Hal yang sering datang dan cepet pergi dan belalu begitu saja..
Seseorang yg ku percaya sabar menghadapi kekurangannya ternyata salah aku menilainya. Aku yg tak percaya semua kata-katanya sampai akhirnya aku percaya dan sekarang aku sadar semuanya yg telah ia lakukan dibelakangku. Aku sadar apa yang aku lakukan dulu, tapi bila menyakitiku bisa mambuatmu lebih baik. Biarkan aku pergi dan mencari lagi dari awal. Mencari yang masih membutuhkan aku untuk dihidupnya. Walaupun rasanya berat klo harus memulai lagi dari awal. Seperti bertemu dengan berbagai orang asing.
Entah harus berkata apa lagi untuk menyembuhkan luka ini, luka yang orang-orang ga tau. Mungkin itu bagian dari yg dia lakukan untuk membalas rasa sakitnya karena aku yang tak percaya padanya dulu.
Dia yang sering mengacuhkanku, membuat aku jenuh dan muak harus melukai dia dengan segala sifat keras ku. Tapi selalu dia tunjukkan sabarnya, hingga aku bertahan dengan dia. Tapi semuanya cuma sebatas bertahan dan hanya status yg dipertahankan seolah tidak ingin pisah tapi saling menjauh. Aku pun terlalu lelah menahan sakit yg kupendam sendiri.

Jumat, 17 Oktober 2014

I'm Find

Engga tau harus mulai dari mana untuk menulis lagi di blog ini setelah sekian lama 2 bulan lebih ga nulis lagi di blog ini. banyak perubahan yang gue jalanin lagi dan belum sempat gue berbagi disini lagi. gak ngerti kenapa ada orang yang menjauh dari gue gitu aja tanpa ngasih alasan apapun, gue pun ga ingin bertanya karna ya gue paham bukan siapa-siapa juga. biarin semua jauh dan saling menjauh. ga ngerti salah gue dimana apa gue terlalu bodoh tapiiiii YAUDAHLAAAHHH mungkin emang cuma sampai sini saja.

selang beberapa minggu tepatnya 27-08-2014 gue temukan hati lagi yang datang dihidup gue, hati yang baru membawa sejuta mimpi yang selalu membuat rasa takut ini terus menghampiri engga bisa dirangkai semuanya ngalir gitu aja. singkat memang.. awalnya sih biasa aja karna masih ada rasa takut didiri ini. tapi yang aneh dia selalu meyakinkan, memberikan bukti bahwa diriNya bersungguh-sungguh dan takkan meninggalkan. ga banyak harapan gue, cuma mau dia ga akan sama kayak yang lain.

yang mudah datang, tetapi mudah pergi lagi. sejujurnya gue udah cape banget harus memulai dari awal lagi sama setiap laki-laki. mulai percaya,berkomitmen,mecintai sepenuh hati lagi. itu hal yang sulit untuk gue mungkin ga cuma gue semua wanita juga merasakan yang sama bukan?

kadang masih terpikirkan dalam hati gue. apa dia benar-benar orang yang BERKOMITMEN dengan apa yang selalu dia ucapkan? dan semoga kali ini tidak sama seperti yang lain

Minggu, 17 Agustus 2014

Berujung sulit

Entah kenapa muncul pemikiran gue. setiap renungan-renungan malam selalu coba flash back. kenapa? mungkin gue sedikit memahami setiap apa yg gue lewati. setiap gue memiliki hubungan selalu kandas begitu saja. itu makanya gue pernah bilang dan selalu gue tekankan setiap kali gue punya hubungan dekat dengan siapapun. hal yg muncul dalam benak gue. "klo kita gak boleh memulai hubungan yg kecil yg kita tau pasti berujung sama-sama diposisi sulit" makanya sulit buat gue respect sama orang-orang terlebih lawan jenis. selebihnya gue selalu coba kadang buat menghindar dan menjauh. karna apa? karna ya yg gue bilang tadi. kita gak boleh memulai sesuatu yg kecil. gue takut kesekian kalinya kecewa..

Setiap apa yg kita mulai pasti akan ada akhirnya, entah itu apa. Well is a nice or bad, I'm too afraid.. buat merasakan apa yang benar-benar udh gue rasa cukup aman akan berakhir air mata lagi. selalu coba buat gak mau peduli, pada hal gue sangat peduli hal kecil pun. dan setiap apa yg udh terlewati gue takut sia-sia lagi. seringkali gue bertanya, apa benar cinta sejati itu ada? ahh konyol sekali gue ini. The answer is a simple, sure never. Sangatlah sulit menyatukan sebuah hubungan dangan keyakinan berbeda. yes, I understand. rasanya naif klo mendengar ada orang yg bilang beda itu indah. tapi selalu berujung sulit dan akan terpisah oleh manusia. siapapun itu pasti orang-orang terdekat.

Lalu bila kita berbeda. kenapa Tuhan mentakdirkan kita saling mengenal, bertemu, dan menyatukan hati ini?

Senin, 11 Agustus 2014

sometimes life is not fair

When I realized that if life is so hard.
As I often passed the empty days without hope.
When I see some people enjoying with everything is a nice, everything that's more.
I just try and keep trying.
I want to close part when my tears that fall.
When I realized, I'm different. not is same like them.
Always try to stay away from they.
I feel it sometimes dark.
But the bright spot is always emerged when I resigned.
Sometimes like I'm has him but, he doesn't so understand me.
He could leave me, anytime.. 
everytime I learned to believe, but they are slowly going out of my life.
If just want to know my life.
I'm tell about survive, life, fighting.
All people tell that bad if together with me.
Handful who they say sometimes makes me afraid.
But why I never can running from my life.
I always hide anything experience that so hurt..


Sabtu, 02 Agustus 2014

Hidup ini abu-abu

Ini pemahaman gue, mungkin cuma gue yang ngerti. gimana hati dan perasaan gue. orang bisa sering kali menutupi setiap kebohongan yang gue tau tapi gue harus berpura-pura ga tau. Actually gue sadar sesadarnya kenapa? setiap kali gue berusaha menutup mata gue berharap gue bisa lepas dari bagian yg retak dihidup gue. wanita emang lemah, ya begitulah.. saat ada seseorang yang mengisi harinya bisa orang itu tidak jujur atau hanya sekedar ingin tau. bagaimana gue tau kuatnya seorang nyokap, ya gue harus bisa lebih dari ia. setiap kali gue coba buka mata, hati, dan pikiran gue seluas langit yg begitu banyak warna warni.

Dunia yg gelap, malam hari yang penuh hujan. itu hanyalah bagian dari apa yang dilewati. gue tau orang emang masing-masing punya masa lalu. tapi apa harus sesimple itu hanya dengan berucap tidak mengakui sesuatu yg ditutupi. apa harus terlontar pertanyaan dan timbul kebohongan lagi yang jelas saya tau jawabannnya. sadar bahwa memang seseorang yg ada dihati kita emang masih ada. tpi tidak ada dihidup kita. setiap kali itu yg gue rasain.. Mungkin ada sebagian orang yg menetap di hati kita,tapi ada juga sebagian orang yg ga menetap dihidup kita.

Gue akuin gue ga sesempurna mereka yang memiliki segalanya. bagian dimana gue harus menjadi sosok yg penuh dengan berpura-pura dalam segala hal. gue berjuang buat apa yg belum gue dapetin. tpi satu sisi gue selalu merasa takut.. takut akan ada lagi orang yg hanya singgah dan ia tidak menetap. hanya sementara bukan untuk menjadi pelabuhan. Kadang gue takut untuk mengambil setiap keputusan, semua begitu banyak pilihan. yang masing-masing setiap pilihan itu akan ada sebab dan akibatnya. akan ada juga yg namanya buah yg begitu manis.

Ingin sekali rasanya tiap menutup mata di malam hari, bisa ngerasain lepas untuk selama-lamanya. tapi itu terlalu naif untuk di pikirkan.. gue selalu mencoba hal baru, sedangkan orang-orang menikmati masa mereka. gue coba mencari apa yg mereka buang. gue coba jadi orang yg reallistis meski kenyaatannya menyakitkan..

Meet again, the first at home

Setelah sekian lama kenal bahkan kita juga sempat jauh. Gak ngerti sampe akhirnya dia datang lagi dengan kepeduliannya. cukup tau semua kebiasaan masing-masing. Akhirnya kita ngobrol lagi. Kita ketemu lagi tapi kali ini bukan dikampus ya. Perdana, pertama kalinya ngobrol bareng di bawah langit yang sama sore itu.
Entah mungkin ini cuma perasaan gue and of course he don't has feeling the same. Like that I think so..
Sebelum masuk bulan puasa kemarin dia janji mau main kerumah, terus gue pikir paling cuma omdo lah, Karna kan waktu itu kita pernah janjian dia mau menemani gue ke depok tapi ga jadi dan yang cancel dia, with reasonable cause. gue memaklumi kok.

Langit sore itu tenang. kita ketawa bareng, bercanda bareng, melihat langit dan pesawat yg lewat di atas, becandain kucing gue, cerita tentang dia dulu kayak gimana, ceritain tentang hobbyNya, pengalamanNya, dan masih lagi lagi dan lagi ingetin selesain kuliah gue ngasih semangat ke gue. Even we to have an story pertama kali kenal dan dia bilang sering melihat gue dikampus 3 years ago kurang lebih. gue juga rada lupa hehehe mau negur dan sapa rasanya malu apa lagi di depan teman-temannya. ya sama sih itu jg yang gue rasain. hahahahah Mama juga kayaknya welcome banget gue ceritain. karna nyokap tuh super kepo kalo gue lagi deket sm siapa aja. biasalah ibu-ibu begitu heheh tapiiii perasaan gue jadi giiimaaannnn gituuuu.. heheh
Maybe this time just me and God knows my heart.

Kamis, 24 Juli 2014

Menulis? hmm..

Awalnya nulis di blog gini berbagi cerita bukan gue banget kayaknya. gue terbiasa menyimpan masalah gue, hidup gue, dan kisah cinta gue *alahgayabgt* hahaha cuma gue nulis di memopad Blackberry gue. tpi berawal dari iseng nulis pengalaman interview di penerbangan jd gatel juga pengen nulis di blog ini. heheh
gue bukan orang yg gampang atau dengan muda cerita masalah kehidupan gue di dunia maya gini sih, paling ya via twitter aja. gue sedikit share semacem klu klo kata anak jaman sekarang "kode" dari setiap apapun kehidupan gue. dibilang tertutup, ya mungkin..
karna gue ngerasain betapa hidup penuh dengan kerikil kecil, benar klo kata pepatah kita jatuh bukan dari batu yg besar sekalipun itu terlihat oleh mata kita, tpi kita jatuh dari kerikil-kerikil kecil.
dunia itu berputar, ada saatnya yg diatas turun dan yg dibawah naik. mungkin itu yg gue alami sejak mulai masuk di usia kepala 2 umur gue. banyak mengalami transisi kehidupan.
gue harus berpindah dari yg dulunya minta sama nyokap, kali ini gue harus yg memberi ke nyokap.
gue kenal dari berbagai macem karakter orang saat mulai masuk kuliah bahkan saat gue memutuskan buat masuk ke dunia kerja. gue harus berbagi waktu antara uang dan pendidikan.

Tadinya gue yg percaya klo kita bs kuat karna ada cinta, tpi itu terasa hanya kiasan semata buat gue. karna cinta justru malah tidak hadir saat gue butuh dia. saat gue sendirian dan ga tau harus cerita kesiapa lagi. hanya kasih yg bs ngebuat gue jauh semakin kuat tanpa cinta. kasih nyokap yg kuat teramat kuat, yg selalu gue liat senyum dan candanya. yg mungkin jauh didalam hatinya sering menangis dan mengelus dada untuk selalu sabar dalam setiap keadaan apapun.

Oleh kasih mama gue diajarin ikhlas dalam setiap cobaan, wanita yg kuat seperti Wonderwoman klo kata gue. heheh bs bayangin dong klo nyokap pake baju wonderwoman hahahah 'kocak'
gue selalu dipertemukan dengan setiap keadaan yg memaksa gue keluar masuk tempat kerja, dari yg lama sampe yg terakhir gue masuk kerja. gue dipertemukan dengan orang-orang HEBAT yg selalu ngasih semangat tiap harinya ditempat kerja.
ada juga cinta yg mulai datang dan mengusik keseriusan gue yg lagi giat nyari duit, tpi ga lama dia sering pergi dari gue. bahkan dia bs sering datang dan pergi gitu aja dari hidup gue. yg ngasih gue mimpi bahkan ngebuat gue yakin klo KITA bisa terus satu dan itu ga musiman. ternyata dia cuma jadi abu-abu tanpa ada kejelasan buat gue. semuanya terasa hambar ketika dia ga pernah jujur, ada hal yg selalu ditutupin dan gue ga tau maksudnya apa.. klo KITA emang beda kenapa kita bersatu saat itu?

Hari demi hari gue lewatin walaupun ada hal yg gue masih tanda tanya kenapa? ada apa? hal yg susah kembali pulang kerumah?
menjelang semester akhirpun tiba, ga terasa udh 8 semester sudah. entahlah pertanyaan gue. apa gue bisa WISUDA ya?! hahahahah kayaknya cuma angan-angan. ngeliat nilai gue yg benrantakan aja apalah daya udh down rasanya. tpi ada seseorang yg kita kenal cukup lama. selalu ngasih semangat dan support yg buat gue jd berpkir knp ya msh ada aja yg peduli kuliah gue selain nyokap. yg bantuin gue ngisi KRS semester akhir gue. heheh *makasihbanget* yg selalu nemuin cara buat ketemu dikampus. hahaha
aneh,unik,beda mungkin gue aja kali ya yg ngerasa doi mah enggak. tapi terimakasih buat rasa kepeduliannya yg sangat rajin ngasih kabar dalam bentuk apapun :) padahal kita ga ada komitmen tapi seperti saling memiliki dan melengkapi.

Untuk saat ini gue masih penasaran gimana kehidupan gue selanjutnya, semua tuh kayak teka-teki ya. banyak pertanyaan di pikiran gue yg ga pernah gue temuin jawabannya.