Sabtu, 02 Agustus 2014

Hidup ini abu-abu

Ini pemahaman gue, mungkin cuma gue yang ngerti. gimana hati dan perasaan gue. orang bisa sering kali menutupi setiap kebohongan yang gue tau tapi gue harus berpura-pura ga tau. Actually gue sadar sesadarnya kenapa? setiap kali gue berusaha menutup mata gue berharap gue bisa lepas dari bagian yg retak dihidup gue. wanita emang lemah, ya begitulah.. saat ada seseorang yang mengisi harinya bisa orang itu tidak jujur atau hanya sekedar ingin tau. bagaimana gue tau kuatnya seorang nyokap, ya gue harus bisa lebih dari ia. setiap kali gue coba buka mata, hati, dan pikiran gue seluas langit yg begitu banyak warna warni.

Dunia yg gelap, malam hari yang penuh hujan. itu hanyalah bagian dari apa yang dilewati. gue tau orang emang masing-masing punya masa lalu. tapi apa harus sesimple itu hanya dengan berucap tidak mengakui sesuatu yg ditutupi. apa harus terlontar pertanyaan dan timbul kebohongan lagi yang jelas saya tau jawabannnya. sadar bahwa memang seseorang yg ada dihati kita emang masih ada. tpi tidak ada dihidup kita. setiap kali itu yg gue rasain.. Mungkin ada sebagian orang yg menetap di hati kita,tapi ada juga sebagian orang yg ga menetap dihidup kita.

Gue akuin gue ga sesempurna mereka yang memiliki segalanya. bagian dimana gue harus menjadi sosok yg penuh dengan berpura-pura dalam segala hal. gue berjuang buat apa yg belum gue dapetin. tpi satu sisi gue selalu merasa takut.. takut akan ada lagi orang yg hanya singgah dan ia tidak menetap. hanya sementara bukan untuk menjadi pelabuhan. Kadang gue takut untuk mengambil setiap keputusan, semua begitu banyak pilihan. yang masing-masing setiap pilihan itu akan ada sebab dan akibatnya. akan ada juga yg namanya buah yg begitu manis.

Ingin sekali rasanya tiap menutup mata di malam hari, bisa ngerasain lepas untuk selama-lamanya. tapi itu terlalu naif untuk di pikirkan.. gue selalu mencoba hal baru, sedangkan orang-orang menikmati masa mereka. gue coba mencari apa yg mereka buang. gue coba jadi orang yg reallistis meski kenyaatannya menyakitkan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar